Main menu

Objek Sampah Antariksa Ditemukan di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah

PRESS RELEASE

OBJEK SAMPAH ANTARIKSA DITEMUKAN DI KOTAWARINGIN BARAT, KALIMANTAN TENGAH

Jakarta, 08 Januari 2021

 

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menerima laporan adanya benda buatan ditemukan di Kalimantan Tengah. Objek sampah antariksa yang ditemukan dipantai selatan Kalimantan Tengah pada tanggal 4 Januari 2021 adalah bagian Payload Fairing (pelindung muatan) dari roket Long March/CZ-8 yang diluncurkan pada tanggal 22 Desember 2020. Payload Fairing terbuat dari sejenis plastik yang diperkuat, sehingga bisa terapung dilaut. Benda tersebut memiliki diameter 3-5 meter. Di salah satu sisinya tergambar bendera Republik Rakyat Tiongkok serta logo China National Space Agency (CNSA) yang tampak sedikit terbakar. Segmen Payload Fairing tersebut masih tampak berwarna putih dengan sedikit bekas terbakar di beberapa bagian.

Tanggal 8 Januari 2021 Tim LAPAN datang bersama Tim Evakuasi lainnya untuk mengidentifikasi ke lokasi sampah antariksa berada dan mengidentifikasinya. Pihak CNSA juga sudah mengkonfirmasikan bahwa objek tersebut adalah Payload Fairing dari Roket Long March/CZ-8. Roket tersebut diluncurkan dari lokasi Wenchang Space Launch Center (WSC), Hainan, Republik Rakyat Tiongkok pada 22 Desember 2020. Fairing tersebut dilepaskan ketika akan melepas muatan yaitu satelit, saat roket meluncur di atas perairan barat laut Kalimantan pada ketinggian sekitar 100-150km menjelang memasuki ruang antariksa, dan diperkirakan jatuh di Selat Karimata.

Karena kecepatan jatuh relatif rendah, bagian yang terbakar minim. Selain itu, karena objek terbuat dari material dengan kerapatan rendah (low density) bagian fairing tersebut terbawa arus laut menuju Selat Karimata dan Laut Jawa. Objek kemudian terdampar di pantai selatan Kalimantan Tengah, tempat dimana ditemukannya sekarang.

Dari hasil identifikasi dan konfirmasi dari pihak CNSA, dapat dipastikan objek sampah antariksa tersebut sama sekali tidak berbahaya karena tidak mengandung racun serta radiasi. Identifikasi lengkap oleh Tim LAPAN bersama Tim Evakuasi lainnya serta konfirmasi dari CNSA tersebut mengoreksi hasil analisis sebelumnya yang menduga objek tersebut sebagai badan roket CZ-3B. Analisis terbaru mengungkapkan objek tersebut adalah fairing atau pelindung muatan roket CZ-8.

Read more: Objek Sampah Antariksa Ditemukan di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah

Pemantauan Re-entry Tiangong-1

Final report (2 April 2018, 08:20 WIB)

Tiangong-1 dinyatakan jatuh di Samudera Pasifik pada hari ini 2 April 2018 sekitar pukul 07:16 WIB. 

Prakiraan lintasan terakhir Tiangong-1 pada 2 April 2018 mulai pukul 07:05 hingga 07:20 WIB. Tanda panah menunjukkan prakiraan lokasi benda saat ketinggiannya 10 km dari permukaan bumi. Sumber data: Space-track. 

KesimpulanIndonesia aman dari kejatuhan Tiangong-1.

 

Read more: Pemantauan Re-entry Tiangong-1

Analisis Benda Jatuh di Maninjau 18 Juli 2017

Read more: Analisis Benda Jatuh di Maninjau 18 Juli 2017